Arsip Blog

Kamis, 26 Februari 2015



BAB I   PENDAHULUAN

Aplikasi Photoshop 7.0 merupakan program aplikasi yang membantu dalam hal membuat, memanipulasi dan mengedit gambar. Dalam penggunaan Photoshop terdapat istilah-istilah yang mungkin jarang anda dengar, istilah istilah tersebut perlu anda ketahui sebagai acuan untuk memahami penggunaan aplikasi Photoshop 7.0.   istilah-istilah tersebut seperti dibawah ini :
Description: bullet
Konsep dasar Adobe Photoshop

1.     Gambar Bitmap atau Gambar Raster yaitu gambar yang terbentuk dari grid-grid warna.
2.     Grid yaitu elemen dasar dari sebuah gambar yang disebut pixel.
3.     Pixel yaitu elemen gambar yang tersusun atas titik yang berbentuk bujur sangkar
4.     Resolusi yaitu jumlah pixel per satuan luas
5.     Mode Warna yaitu warna yang akan dihasilkan dalam penggunaan canvas dalam aplikasi ini.
6.     Mask yaitu area yang digunakan untuk mengisolasi daerah tertentu dari gambar.
7.     Shortcut yaitu tombol-tombol pada keyboard yang digunakan untuk mengaktikan suatu tool.
Description: bullet
Area Kerja Adobe Photoshop

Area kerja Photoshop 7.0 perlu kita pelajari untuk meningkatkan produktifitas kerja anda,  apalagi jika anda baru pertama kali menggunakan aplikasi Photoshop 7.0
1.     Menu Bar, merupakan beris menu yang relatif umum didalam aplikasi windows, yang terdiri dari menu berdasarkan topik-topik perintah tertentu.
Description: menubar
Gambar 2.1  Menu bar
2.     Option Bar, Setiap tool mempunyai option pengaturan yang sangat spesifik, sehingga setiap tool tertentu akan mempunyai pengaturan yang tertentu pula.
Description: optionbar
Gambar 2.2  Option bar
3.     Tool box, untuk dapat menggunakan tiap tool yang ada dalam tool box anda dapat melakukan klik satu kali didalam tool yang anda tuju. Segitiga hitam yang berada di sudut kanan bawah menandakan bahwa dalam tool tersebut masih memiliki sub tool, untuk dapat membuka sub tool yang tersembunyi anda dapat klik 1 kali dan tahan atau anda dapat menekan shortcut yang ada pada tiap tool.
Description: toolDescription: tool




Gambar 2.3  Tool box

4.     Pallet, digunakan sebagai perangkat bantu sehingga gambar bisa diedit lebih mudah dan cepat. Palet yang ada pada Photoshop, antara lain: Navigator, Info, Color, Swatches, Styles, History, Actions, Layers, Channels, Paths, Paragraph, Tool Preset dan Character.

Description: pallet
Gambar 2.4  Pallet

5.     Canvas yaitu tempat yang digunakan untuk membuat atau mengedit gambar.

Description: canvas
Gambar 2.5  Canvas
Description: bullet
Menyimpanan dan Membuka Dokumen Photoshop

Dokumen Photoshop dapat disimpan dalam ekstensi PSD, langkah penyimpanan dokumen photoshop dapat dilakukan sebagai berikut :
·          Pilih menu file.
·          Tentukan path (alamat dalam harddisk).
·          Beri nama file pada File Name.
·          Klik save
Setelah anda menyimpan dokumen anda dalam path yang anda tentukan, dokumen tersebut dapat anda buka dengan klik dua kali pada icon Photoshop.





Description: bullet
BAB II      OPERASI DASAR DENGAN
PHOTOSHOP.
Hasil manipulasi gambar yang bagus pada dasarnya dibuat dengan melakukan operasi –operasi dasar dalam urutan tertentu. Berikut adalah beberapa operasi dasar yang sering digunakan :
1.     Seleksi, digunakan untuk memilih area gambar yang akan diedit. Dengan demikian, manipulasi yang dilakukan pada gambar hanya akan berpengaruh pada bagian yang diseleksi saja.
·         Marquee Tool:
o    Rectangular Description: rectangular_marquee-tool untuk membuat seleksi berbentuk persegi panjang
o    Elliptical Description: Eliptical_marquee-tool untuk membuat seleksi berbentuk elips dan lingkaran
o    Single Row Description: singel_row_marquee-tool untuk membuat seleksi satu baris dengan tinggi satu pixel
o    Single Column Description: singel_coloumn_marquee-tool untuk membuat seleksi satu kolom dengan lebar satu pixel
·         Magic Wand Tool Description: magic_wand-tool , untuk membuat seleksi otomatis pada gambar berdasarkan keadaan warna gambar itu sendiri. Bagian gambar yang mempunyai warna sama (atau hampir sama) akan diseleksi.
·         Lasso Tool Description: lasso-tool membuat seleksi berdasarkan gerakan mouse. Polygonal Description: polygonal_lasso: seleksi segi banyak. Magnetic Description: magnetic_lasso : seleksi berdasar gerak mouse dikombinasikan dengan warna pada gambar.
2.     Menulis, digunakan untuk membuat tulisan pada gambar. Anda bisa menggunakan Type Tool.
·          Horizontal Type Tool Description: horisontal_type-tool , Untuk membentuk tulisan horisontal
·          Vertical Type Tool Description: vertical_type-tool , Untuk membentuk tulisan vertikal
·          Horizontal Type Mask  Tool Description: horisontal_type_mask-tool , Untuk membentuk tulisan dengan seleksi horisontal
·          Vertical Type Mask  Tool Description: vertical_type_mask-tool , Untuk membentuk tulisan dengan seleksi horisontal
Untuk memanipulasi huruf dan paragraf lebih lanjut, Anda bisa menggunakan palet Character dan Paragraph.
3.     Menggambar, digunakan untuk membuat obyek dalam canvas yang anda buat.
·         Pencil Tool Description: pencil-tool , menghasilkan gambar seperti goresan pensil.
·         Brush Tool Description: brush-tool , menghasilkan gambar kuas. Pilihan air brush pada option bar membuat brush tool berfungsi seperti cat semprot. Penerapannya pada suatu tempat secara terus menerus mengakibatkan warna semakin banyak (menyebar) sampai pada titik jenuh (tidak adaperubahan lagi). Ukuran dan bentuk kuas dapat diubah melalui option bar.
·         History Brush Tool Description: history-brush-tool dan Art History Tool Description: art_history-brush-tool , menghasilkan gambar bentuk kuas dikombinasikan dengan history (langkah sebelumnya)

·         Menggambar bentuk tertentu;
o    Rectangle Tool Description: rectangle-tool , digunakan untuk membentuk persegi panjang
o    Rounded Rectangle Tool Description: rounded_rectangle-tool , digunakan untuk membentuk persegi pangang dengan sudut tumpul
o    Ellipse Tool Description: ellipse_tool , digunakan untuk membentuk lingkaran dan elips
o    Polygon Tool Description: polygon_tool , digunakan untuk membentuk segi banyak
o    Line Tool Description: line_tool , digunakan untuk membentuk garis
o    Custom Shape Tool Description: costom_shape-tool , digunakan untuk membentuk bentuk kompleks
o    Path : menggambar kurva vektor (bukan bitmap) baik terbuka ataupun tertutup. Bentuk path bisa dimodifikasi lebih lanjut dengan mengubah posisi dan arah segmen dan kait.Posisi direction point dan direction line akan menentukan bentuk/shape yang dihasilkan.
4.     Pewarnaan, digunakan untuk meramu warna
·         Gradien Tool Description: gradien-tool , untuk memberi warna gradasi pada gambar. Warna yang digunakan bisa diedit melalui option bar
·         Paint Bucket Tool  , bisa memberi warna atau pattern/pola pada gambar
5.     Pewarnaan, digunakan untuk mencari warna yang diinginkan
6.     Perpindahan, digunakan untuk memindahkan gambar atau bagian yang diseleksi. Bisa dilakukan dengan tombol panah pada keyboard dan move tool Description: move-tool.
7.     Transformasi, digunakan untuk mengubah posisi, ukuran atau bentuk gambar. Modifikasi yang bisa dilakukan melalui menu Edit >> Free Transform atau Edit >> Transform antara lain:
8.     Cropping, digunakan untuk mengubah gambar berupa memotong ataupun memperluas area dari canvas. Selain itu bisa ditentukan resolusi, panjang dan lebar gambar yang baru pada hasil cropping. Dilakukan dengan Crop Tool Description: crop-tool .
9.     Duplikasi. Digunakan untuk menduplikat (menggandakan) gambar atau pattern (pola).

Description: bullet
BAB III  OPERASI PADA LAYER

Layer pallet yang digunakan untuk menyimpan obyek pada canvas dapat kita modifikasi sesuai kebutuhan. Operasi yang sering dilakukan yaitu :
1.     New Digunakan untuk membuat layer, membuat layer background menjadi sebuah layer yang dapat dirubah dan membuat layer set.
2.     Duplicate layer Digunakan untuk menduplikat layer yang sedang aktif
3.     Delete layer Digunakan untuk menghapus layer pada layer pallet
4.     Layer style  Digunakan untuk memberi efek pada layer yang sedang aktif. Pilihan yang diberikan :
2.     Drop shadow à digunakan untuk memberi bayangan pada Obyek yang ada pada layer.
3.     Inner Shadow à dihunakan untuk memberi bayangan tapi pada bagian dalam obyek.
4.     Outer Glow à digunakan untuk memberi efek cahaya pada bagian luar obyek
5.     Inner Glow à digunakan untuk memberi efek cahaya pada bagian dalam obyek
6.     Bevel and Embossà digunakan untuk memberi efek timbul pada obyek
7.     Satin à digunakan untuk melapisi obyek dengan warna yang memunculkan perpindahan warna.
8.     Color Overlay à digunakan untuk melapisi obyek dengan warna
9.     Gradien Overlayà digunakan untuk melapisi obyek dengan Gradien
10.   Pattren Overlay à digunakan untuk melapisi obyek dengan pattren
11.   Stroke à digunakan untuk membingkai obyek dengan garis
                                                        Layer style yang anda pilih mempengaruhi obyek yang ada dalam layer.
5.     Merge down  Digunakan untuk menyatukan layer kebawah, yang perlu diperhatikan yaitu letak kayer yang aktif karena secara otomatis layer yang aktif akan menyatu dengan layer yang dibawah. 
6.     Merge visible  Digunakan untuk menyatukan layer yang terlihat, dalam artian layer yang tidak di hiden.
Description: bullet7.     Flatten Image  Digunakan untuk menyatukan semua layer menjadi satu layer.
Filter
Menu filter dikelompokan dalam 14 sub menu, sub menu tersebut adalah artistic, Blur, Brush Stroke, Distort, Noise, Pixelate, Render, Sharpen, Sketch, Stylize, Texture, Video, Other dan Digimarc. Untuk menggunakan filter anda dapat memilih dari menu bar filter dan pilih sesuai dengan filter yang anda inginkan.
berikut ini panduan untuk menggunakan filter:
1.     Filter akan di berlakukan pada obyek yang diseleksi atau dalam layer.
2.        Filter yang digunakan diterapkan secara kumulatif.
3.     Semua filter dapat diterapkan secara individu.
4.     Filter tidak dapat diterapkan pada index color.
5.     Beberapa filter hanya dapat diterapkan pada RGB color.
Semua filter dapat diberlakukan pada gambar 8-bit,  jika anda menggunakan gambar 16-bit maka hanya beberapa filter saja yang dapat digunakan. Untuk merubah gambar yang menggunakan 16-bit ke 8-bit anda dapat pilih menu Image  >>  Mode >> 8 bits/channel. Kita dapat menerapkan filter kedalam sebuah layer untuk membangun sebuah efek karena filter dapat mempengaruhi layer, maka layer harus berisi gambar atau warna .

Description: bullet
MASK

Mask merupakan bantuan untuk mengisolasi suatu gambar dari filter atau efek yang lain, berikut ini merupakan langkah untuk membuat mask
1.     Aktifkan layer yang akan diberi mask (jika layer berupa background maka anda harus melakukan double klik).
2.     Klik add layer mask pada layer pallet Description: mask 
3.     Gunakan brush tool atau gradien tool untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah diberi layer mask.
Langkah untuk menerapkan mask pada gambar yang diisolasi:
12.   Pilih layer yang telah diberi mask.
13.   Klik kanan pada area layer mask.
14.   Apply layer mask.
                Setelah anda melakukan langkah diatas maka layer mask akan disatukan dengan layer.





















Description: bullet
BAB IV  MEMBUAT OBYEK

Untuk membuat obyek rectangle, ellipse, polygon, line dan text dapat kita gunakan tool yang disediakan pada tool box. pada Photoshop ada berbagai macam cara untuk membuat obyek rectangle, ellipse, line dan polygon. disini kita hanya akan membahas 2 cara yang sering digunakan yaitu menggunakan marquee tool dan menggunakan Shape(rectangle, rounded rectangle, ellipse, polygon, line dan costum shape).
Untuk membuat obyek menggunakan marquee tool ada beberapa langkah :
1.     Klik marquee tool
2.     untuk marquee tool yang anda pilih akan menentukan obyek yang terbentuk.
3.     Buatlah layer baru.
4.     Buat seleksi dengan cara klik dan drag ke arah yang anda inginkan.
5.     Isi seleksi tersebut dengan paint bucket tool
Untuk membuat obyek menggunakan shape, yang perlu diperhatikan yaitu karakteristik obyek yang akan dibuat. Untuk memilih karakteristik obyek anda dapat melihat pada option bar yang muncul setelah mengaktifkan shape tool.
1.     Shape layer Description: shape_layer obyek yang akan terbentuk pada layer akan membentuk 2 lapisan, lapisan tersebut yaitu Shape (batasan mask) dan isi dari mask yang berupa warna.
2.     Path Description: path akan membentuk obyek dengan path terlebih dahulu, setelah terbentuk path anda dapat menggunakan klik kanan pada canvas kemudian make selection. Kemudian isi seleksi yang terbentuk menggunakan paint bucket tool.
3.     Sedangkan jika kita menggunakan fill pixel Description: fill_pixel maka obyek yang terbentuk akan langsung diberi warna sesuai foreground color, berarti tanpa path ataupun shape. 
Setelah anda memilih karakteristik dari shape yang akan dibuat, anda dapat membuat shape dengan cara klik dan drag kearah yang anda inginkan.
Sedangkan untuk obyek dalam bentuk text anda dapat dibuat menggunakan type tool.
Description: bullet
Menggunakan pallet action

Pallet Action merupakan langkah-langkah yang disediakan oleh Photoshop untuk membuat obyek sesuai dengan langkah yang ada.
Untuk menggunakan Action :
·          klik panah yang terletak pada kanan atas action pallet.
·          Pilih load action.
·          Cari path pada local disc (c:/ atau d:/) Program File/adobe/photoshop 7.0/Presets/Photoshop Action
·          Pilihlah action yang anda inginkan.
·          Dapat anda lihat pada action pallet file action yang anda buka tadi.
Untuk menggunakan Action pada canvas:
·          buat canvas yang akan diisi file action.
·          Pilih action yang akan digunakan pada action pallet.
·          Klik play selection pada action pallet Description: play .
·          Akan secara otomatis akan terbentuk obyek sesuai langkah dari komputer.
Untuk membuat action anda sendiri :
·          buka action pallet.
·          Pilih panah yang terletak pada kanan atas layer pallet.
·          Pilih new action.
·          Buatlah sebuah efek yang anda inginkan.

Untuk membuat action yang sesuai dengan keinginan, anda harus mengetahui mana yang akan anda rekam atau tidak dengan menggunakan stop dan begin recording pada Action pallet.

  
Description: bullet
        BAB V    MODE  WARNA


Mode warna pada photoshop amat menentukan pewarnaan gambar, karena jika kita menggunakan mode warna yang salah maka kita tidak dapat menggunakan warna sesuai color picker. Kita dapat memilih dari  CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black), RGB (Red, Green, Blue), Lab Color dan Grayscale, Photosho juga meliputi mode untuk output warna yang khusus seperti Warna Indexed dan Duotone.
Berikut ini merupakan penjelasan singkat dari Mode-mode warna yang ada:
1.     RGB Mode
Mode warna RGB pada Photoshop memiliki suatu nilai intensitas pada masing-masing Pixel yang berkisar antara 0 sampai 255. Sebagai contoh, suatu warna merah terang mungkin mempunyai suatu R nilai 246, Nilai G 20, dan suatu B nilai 50. Ketika nilai-nilai dari semua tiga komponen sama, maka warna yang akan tampil akan menjadi warna abu-abu. Ketika ketiga nilai tersebut terisi 255 maka warna yang akan dihasilkan putih.
Jika kita menginginkan sebuah canvas yang dapat meliputi semua warna maka yang harus kita pilih yaitu mode warna RGB.
2.     CMYK Mode
Dalam mode warna CMYK, masing masing pixel memiliki nilai presentase yang digunakan untuk memproses tinta, nilai presentase yang kecil akan membuat warna lebih gelap. Sedangkan untuk warna putih dihasilkan jika kita mengisikan pada tiap nilai presentase sebesar 0%.
Kita dapat menggunakan mode warna CMYK jika kita akan menyiapkan gambar  untuk dicetak. Jika anda menginginkan hasil yang terbaik maka anda harus terlebih dahulu mengedit gambar pada mode warna RGB, setelah itu baru anda konversi menggunakan mode warna CMYK.
3.     Lab Color
Dalam Photoshop Mode Lab color mempunyai komponen yaitu L, A dan B di dalam komponen tersebut kita dapat mengisikan nilai pada L yaitu 0 sampai 100, untuk komponen A kita dapat mengisi dari +127 hingga -128 sedangkan untuk komponen B dapat kita isi dengan nilai dari +120 hingga -120.
Jika kita membuat canvas dengan mode warna LAB color, maka dapat kita simpan dengan Large Document format (PSB), TIFF, Photoshop DCS 1.0 atau Photoshop DCS 2.0 ataupun Photoshop PDF.
4.     Bitmap
Mode warna ini menggunakan salah satu dari dua nilai-nilai warna untuk menghasilkan Pixel di dalam suatu gambar.
5.     Grayscale
Mode warna Grascale menggunakan nilai dari 0 sampai 255 dan dinyatakan dalam persen. Warna yang akan dihasilkan putih, abu-abu atau hitam. Ketika kita mengubah gambar dengan mode warna Grayscale ke mode warna RGB maka warna yang ditampilkan akan sama, namun jika kita beri warna dalam canvas tersebut dengan warna-warna yang lain maka warna tersebut akan ditampikan, sesuai dengan yang kita ambil dalam color picker.
6.     Indexed Color
Mode Indexed Color akan menghasilkan 8- bit gambar yang akan menyimpan dengan 256 warna. Jika kita menggunakan indexed color untuk mengedit sebuah gambar akan terbatas.


I.   LATIHAN      ADOBE PHOTOSHOP
1. Membuat texture dalam gambar
  • Buka gambar dengan menggunakan open pada menubar file.
  • jika anda mengin­ginkan texture dalam bagian tertentu anda dapat menggunakan seleksi untuk mengambil bagian tersebut.
  • Pilih pada menubar Layer > New fill layer >Pattren.
  • Dalam layer dialog box yang muncul anda dapat memberi nama pada layer yang akan dibuat.
  • Ubah Opacity menjadi 20%, dan klik ok.
  • Setelah anda klik ok, muncul pattren dialog box. Dalam pattren dialog box, pilih pattren sesuai keinginan anda.
  • Untuk skala dari pattren yang anda pilih anda dapat merubah scale dengan mengisikan nilai yang diinginkan.
  • Kilk ok.

2. Membuat bingkai foto dengan texture.
  • Buka gambar yang akan anda beri bingkai.
  • jika layer yang muncul sebuah background, anda harus melakukan klik 2 kali pada layer background tersebut.
  • Pilih Image > Canvas Size, setelah muncul canvas dialog box anda tambahkan 100 pixel pada height dan width. Klik ok.
  • Buat layer baru dengan memilih Layer > New > Layer.
  • Pastikan layer yang baru telah aktif. Pilih Edit > Fill
  • Setelah muncul fill dialog box anda pilih pattren yang akan digunakan dengan mencari pada costum pattren.
  • Terakhir anda gunakan Blending option > bevel and emboss.
  • yang perlu anda set yaitu deep dan size, untuk deep anda isikan 300%, dan pada size anda isikan 15 px.

3. Text dalam Tulisan
  • Buat canvas baru dengan width= 800 pixel, height =200 pixel, colour mode= RGB background = white.
  • Gunakan type tool untuk membuat tulisan dengan ukuran 12 pt.
  • Klik kanan pada layer pallet dan rasterize layer agar layer yang berisi text dapat diubah.
  • Copy layer yang berisi text yang anda buat ( sesuai keinginan anda ).
  • Untuk menyatukan layer yang telah di copy gunakan langkan sbb. Layer – Merge layer set. Lakukan langkah tersebut sampai text yang anda copy menjadi satu layer.
  • Gunakan type tool untuk membuat tulisan dengan ukuran 58 pt dengan warna putih.
  • Beri efek inner shadow dengan cara klik kanan pada layer pallet pilih blending option – inner shadow dengan ketentuan distance = 0, choke = 30, size = 5
  • Buat layer baru diatas layer yang berisi text yang berukuran 58 pt.
  • Pilih layer yang berisi text berukuran 58 pt lalu seleksi dengan cara tekan ctrl + klik di layer pallet.
  • Pilih layer yang berisi text yang telah di merge tadi
  • Tekan pilih edit – copy
  • Paste pada layer 1 yang berada diatas text berukuran 58 pt.

4. Mempertajam foto/gambar dengan filter:
  • pada layer pallet pilihlah layer yang berisi gambar yang akan anda rubah.
  • Jika anda hanya ingin mempertajam hanya beberapa bagian, anda dapat membuat seleksi menggunakan marquee tool.
o    Pilih Filter > Sharpen > Unsharp Mask
o    Dalam dialog box  unsharp mask pastikan gambar yang anda pilih benar
o    Drag slider amount,radius dan threshold sesuai dengan keinginan dengan melihat preview yang tampil.

5. Displace
·          Buka 2 file gambar yang berada pada photoshop folder Program File/adobe/ photoshop 7.0/ sampel/eagle.psd dan dune.tif).
·          Klik canvas dune.tif > select all (ctrl+a) untuk menyeleksi satu canvas > edit > copy.
·          Buat canvas baru dengan ukuran sama dengan canvas dune.tif (kalau anda menggunakan perintah copy maka canvas baru yang akan dibuat akan sama dengan seleksi yang anda buat).
·          Edit > paste, save dalam folder anda dengan nama Displace
·          Lihat ukuran canvas pada eagle.psd.
·          Klik marquee tool, buat seleksi namun menggunakan style à Fixed size, masukan ukuran canvas eagle.psd.
·          Edit > corp.
·          Pilih filter > distort > displace. Dengan ketentuan horisontal scale = 100, vertical scale = 100, displacement place = stretch to fit dan undifine area = repeat edge pixel. Klik ok
·          Pilih gambar eagle.psd, klik open.


6. Digital Circuit
  • Buka file baru dengan ukuran 300 x 300 pixel, warnai background dengan warna hitam, buat layer baru
  • Pilih gradient tools dan rubah option warna gradasinya menjadi warna coklat-putih (sudah tersedia pada option), lalu Tarik garis gradient dari bawah keatas
  • Masih di layer yang sama kali ini tarik garis gradient dari kanan ke kiri.
  • Manfaatkan Filter - Noise - Add Noise dan masukan value Amount 10, distribution Gausian Monochromatic untuk memberi filter pertama kalinya.
  • Filter Kedua yang digunakan adalah Filter - Texture - Grain dan masukan value Intensity 40 Contrast 50 Grain type Clumped
  • Langkah selanjutnya kita berikan filter yang nantinya akan memberikan tampilan seperti gambar pecah, ini adalah bentuk dasar dari sirkuit. Filter - Pixelate - Mosaic dan masukan value Cell Size 10
  • Kemudian berikan filter find edges untuk memberikan tampilan draft  sirkuit dari  filter sebelumnya Filter - Stylize - Find Edges
  • Untuk terakhir kalinya berikan glowing edges untuk menghasilkan warna warna digital pada sirkuit. Filter - Stylize - Glowing Edges dengan value Edges width 1, Edges brightness 20, smoothness 4.

7. Membuat tulisan berselimut plastik
  • yang pertama harus anda buat adalah canvas dengan ukuran 500 x 300 pixel
  • gunakan type tool untuk membuat tulisan yang anda inginkan. Dengan warna #6897BB
  • buat seleksi dengan cara tekan ctrl + klik pada layer yang berisi tulisan tadi
  • biarkan seleksi tadi lalu pilih channel pallet
  • klik pada add layer mask di channel pallet.
  • Klik filter –grausiaan blur dengan ukuran 8 pixel.
  • Klik layer pallet tetapi biarkan seleksi yang ada tadi
  • Beri ligtning effect dengan cara klik filter – render- lightning effect dengan ketentuan :
  • Texture channel = alpha 1, light type = directional, intensity = 35 , gloss = -75, material = 100, exposure = 0, ambiance = 8 dan height = 37
  • Lakukan langkah ini à Filter - Blur - Gaussian Blur - 1 pixel , Select - Modify - Contract - 1 pixel barulah hilangkan seleksi dengan langkah select – Deselect.
  • Lalu beri filter dengan nama plastic wrap (Filter - Artistic - Plastic Wrap).
  • Dengan ketentuan highlight strenghth = 19 , detail = 14 dan smoothness = 10.





8. Membuat teks api
  • buat canvas baru dengan ukuran 500 x 400 px
  • beri warna hitam pada layer background.
  • Buat tulisan dengan warna putih.
  • Pilih image > rotate canvas > 90 cw.
  • Filter > stylize > wind
  • Dengan ketentuan method = wind dan direction = form left. Klik ok, kemudian lakukan langkah ini 2 / 3 kali
  • Pilih image > rotate canvas > 90 ccw.
  • Filter > Blur > Grausian Blur. Dengan radius = 3 pixel.
  • Image > mode > Grayscale
  • Muncul perintah flatten, cancel dan don’t flatten. Kalau anda memilih flatten maka anda akan menyatukan semua layer yang ada, kalau anda memilih cancel maka tak akan dibuat grayscale dan jika anda memilih don’t flatten maka layer akan tetap pada tempatnya.
  • Image > Mode > Indexed color
  • Image > Mode > Color table
  • Pada Dialog box Color table pilih Black Body.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar