TUTORIAL
MODELING – MATERIAL - RIGGING - ANIMASI
1.
Modelling Karakter
Modelling atau pemodelan merupakan teknik untuk membuat
suatu karakter dengan menggunakan Blender. Berikut langkah-langkah pembuatan
Modeling dengan menggunakan Blender:
- Gunakan objek Cube yang sudah ada.
- Potong menjadi dua secara vertikal di tengah.

- Aktifkan 4 buah vertex samping. lihat gambar. tekan X,
dan delete verteces.

- Berikan modifikasi mirror pada sumbu x (atau y) untuk
untuk menjadikannya kembali objek kotak yang utuh.


- Atur bagian bawahnya seperti pada gambar berikut:

- Extrude face bagian bawah untuk membuat bagian paha.

- Potong menjadi dua bagian.

- Extrude lagi untuk membuat bagian lutut dan bawah kaki.

- Dari view samping (left/front) silahkan atur betuknya
agar jelas mana bagian depan dan belakang karakter. Seperti pada gambar,
panah menunjukkan bagian depannya.

- Extrude lagi untuk membuat pergelangan kaki.

- Extrude face untuk membuat telapak kaki.

- Atur posisi edge telapak kaki.

- Untuk bagian atas. Potong lagi secara horizontal.

- Miringkan face.

- Extrude face seperti pada gambar.

- Extrude lagi face bagian bawah untuk membuat lengan
atas.

- Extrude lagi untuk membuat lengan bawah.

- Potong menjadi dua bagian.

- Jauhkan jarak antara tangan dengan badan. Gunakan
pivot point 3d cursor untuk memudahkan rotasi tangan.

- Extrude face lengan bawah.

- Rotasi tangan untuk membentuk tangan yang memutar.
Lihat gambar. Pada dasarnya tangan kita juga berputar seperti itu.

- Potong face menjadi beberapa. Lihat gambar. Hal ini
dilakukan untuk membuat objek menjadi lebih halus.

- Potong juga/tambahkan edge bagian kaki.

- Nyalakan smooth pada tools (T).

- Atur semua vertex agar objek badan menjadi
melingkar. Tidak boleh ada bagian yang menyudut lagi seperti robot.


- Oke, ini adalah hasil akhirnya setelah bagian
pinggir-pinggir objek di geser/dibuat melingkar.

- Tambahkan modifikasi SUB DIV SURFACE.

- Tambahkan nilai subdivision menjadi 2 atau 3 agar
terlihat halus.

- Rotasi lagi posisi tangan agar datar secara horizontal.
Hal ini untuk mempermudah pembuatan jari-jari tangan.

- Pada ujung tangan, face samping didatarkan.

- Lalu extrude pada face samping kanan dan kiri.

- Bentuk menjadi seperti pada gambar berikut:

- Tambahkan face lagi/extrude. Lalu bentuk agak melingkar
(tampak atas).

- Ini gambar tampak perspektifnya.

- Oke sekarang kita akan membuat jari-jarinya. Extrude
salah satu face.

- Lalu extrude lagi, dan seterusnya sesuai dengan ruas
jari kita. lalu bentuk menjadi seperti pada gambar.

- Setelah selesai, lalu seleksi semua face jari dan
duplikat untuk mempermudah pembuatan jari berikutnya:

- Delete Face pada pangkal jari.

- Merge/gabungkan vertex.

- Gabungkan semua vertexnya seperti pada gambar.

- Face untuk membuat jempol.

- Extrude dan atur bentuknya.

- Nah ini dia jadinya jari jempol.

- Sekarang posisikan kembali tangan kebawah.

- Untuk telapak kaki, potong menjadi dua bagian

- Lalu bentuk seperti pada gambar untuk membuat
jari-jarinya.

- Extrude, extrude.

- Tambahkan edge di kaki untuk membuat satu jari kaki lagi.

- Duplikat jari kaki untuk mempermudah pembuatan jari
kaki lainnya. Lakukan seperti pada jari tangan.

- Tambahkan segmen untuk bagian perut. Anda juga bisa
menambahkan segemen-segmen lainnya kalau perlu. Sampai disini anda bisa
melakukan improvisasi bentuk sesuai keinginan. Yang penting tetap rapi dan
berhati-hati dalam menambahkannya.

- Face untuk leher.

- Extrude untuk leher.

- Extrude lagi untuk kepala

- Ini tampak perspektifnya.

- Extrude untuk wajah.

- Sekarang atur posisi vertex agar bentuk kepala tidak
kotak.

- Nah ini bentuk jadinya.

4.2. Material
Material dapat digunakan untuk
memberikan sentuhan warna, misalkan pada kasus ini adalah pemberian warna kulit
dan juga baju. Untuk membuat Material dengan menggunakan Blender:
- Buka tab material (bergambar bola).

- Lalu berikan nama “Kulit” pada kolom nama.
- Pada kolom warna putih diffuse anda ganti dengan warna
kulit (coklat muda). Kurangi juga nilai intensity pada specular (kilau).

- Oke sekarang objek manusia sudah berubah menjadi warna
coklat.

- Selanjutnya masuk ke edit mode dan seleksi face untuk
baju.

- Buat slot material baru, lalu beri nama “baju” dan
ganti warna sesuai keinginan, klik assign untuk mengaplikasikan ke face
yang diseleksi.

- Lakukan juga untuk objek celana.

- Buat material slot baru untuk celana.

- Hasil akhirnya.

4.3. Rigging
Rigging merupakan teknik yang
digunakan untuk membuat Tulang di Blender. Berikut langkah-langkah untuk
melakukan Rigging pada objek yang telah dibuat tadi:
- Klik File > user preferences

- Lalu klik tab addons > dan cari kata “rigg” pada
kolom pencarian. Lalu aktifkan addon rigify.

- Sekarang saat kita melihat di kolom ADD > Bone >
maka akan muncul pilihan HUMAN.

- Sekarang buat di 3D view. Pastikan dulu bahwa 3D cursor
tepat di pusat grid. Gunakan SHIFT+C untuk mereset 3D cusor, lalu buat
objek HUMAN armature.

- Masuk ke EDIT MODE (TAB), dan ganti pivot point menjadi
3D Cursor.

- Sekarang scale Human armature sesuai ukuran badan manusia.
- Nyalakan XRAY di tab objek data.

- Posisikan tulang pinggul tepat di tempatnya. Untuk
tulang yang lain tidak usah diperdulikan dulu.

- Klik T untuk membuka jendela tools, lalu nyalakan
X-AXIS MIROR.

- Sekarang posisikan semua tulang tepat di tempatnya.

- Hasil akhirnya.

- Klik TAB lagi untuk kembali ke OBJECT MODE, lalu geser
tulang keluar dari mesh badan manusia.

- Pada kolom RIGIFY BUTTONS anda klik GENERATE untuk
membuat chain/helpers. Tunggu sebentar, maka akan muncul objek helpers.

- Sekarang aktifkan objek mesh manusia, lalu tekan SHIFT
pada keyboard, dan klik pada helpers tulang.

- Tekan CTRL+P.

- Pilih WITH AUTOMATIC WEIGHTS.
- Sekarang proses penggabungan antara tulang dengan mesh
objek sudah selesai. Sekarang kita masuk ke POSE MODE.

- Lalu gerakkan (klik G) pada salah satu objek helpers
untuk membuktikan bahwa proses rigging sudah berhasil.


4.4. Animasi
Untuk bisa membuat animasiharus
menguasai beberapa keilmuan, antara lain: prinsip animasi dan juga teknis
didalam software. Khusus untuk prinsip animasi haruslah mempelajarinya dan juga
mempraktekkannya. Untuk menambahkan animasi sederhana pada objek tadi dapat
mengikuti langkah-langkah berikut:
- Buka tab object data yang bergambar tulang manusia, dan
masuk ke rool out POSE LIBRARY.

- Disini akan menggunakan pose library untuk menyimpan beberapa pose yang akan kita gunakan saat membuat animasi.
- Sekarang aturlah pose karakter sesuai keinginan untuk
membuat pose rileks, yaitu posisi tangan menempel pada paha.

- Bila sudah selesai membuat pose rileks, maka saatnya
kita seleksi semua helpers/klik A untuk menyeleksi semua.

- Lalu pada pose library anda klik tanda plus (+), klik
new, dan beri nama pada pose tersebut.

- Lalukan seterusnya untuk membuat pose yang lain.

- Lalu simpan lagi.

- Maka akan terdapat beberapa library pose.

- Untuk membuat animasi, dapat menggunakan jendela DOPE SHEET. Ubah jendela timeline menjadi DOPE SHEET.
- Pada frame pertama (1), seleksi semua helpers (A), lalu
klik “i”, dan pilih LOC-ROT, yang artinya kita akan membuat keyframe untuk
posisi dan rotasi pose tersebut di frame 1.

- Lalu pada frame berikutnya, kita load library gerakan
yang lain, dan buat keyframe lagi dengan menggunakan insert keyframe (i).

- Lakukan terus pada frame berikutnya untuk pose yang
lainnya.

- Untuk bisa melihat alur pergerakan sebuah objek yang di
animasikan memerlukan fasilitas motion path yang ada di tools.

- Atur durasi yang ingin anda lihat motion path.

- Lalu jalur pergerakan animasi akan muncul dilayar.

4.5. Render
Render adalah sebuah proses untuk
menyatukan seluruh projek dan akan membentuk suatu file yang telah menjadi satu
kesatuan. Untuk melakukan Rendering dengan menggunakan Blender, dapat mengikuti
langkah-langkah berikut:
- Atur posisi kamera sehingga semua objek masuk kedalam
frame kamera. Aktifkan kamera, lalu klik N, dan nyalakan LOCK CAMERA TO
VIEW yang ada di rollout VIEW.

- Atur juga FOCAL LENGTH yang ada di tab OBJECT DATA
kamera, misalkan menggunakan lensa 70 mm.

- Setelah sesuai dengan yang diinginkan, maka sekarang atur pencahayaan dan juga bayangan.
- Lalu untuk menyimpan hasil akhir, perlu mengisi OUTPUT
penyimpanan di tab RENDER. Isikan nama file dan letakkan di folder mana
akan menyimpannya.

- Tentukan jenis format file, misalnya AVI, MOV, atau yang lainnya.
- Masih pada tab render, anda atur ukuran frame dan juga
durasi yang akan di render.

- klik ANIMATION untuk memulai proses render dan tunggu hingga selesai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar